Behel Gigi Implan Gigi Veneer

Mengenal Apa Itu  Angular Cheilitis? – Drg. Oktavianur Gebilia R

Pasti di antara kalian masih asing dengan istilah angular cheilitis? Kira-kira itu jenis penyakit mulut seperti apa yaa? Atau malah suatu bakteri yang bisa mengganggu kesehatan mulut? Nah ada baiknya bisa baca penjelasan berikut ini.

Mengenal Apa Itu  Angular Cheilitis? - Drg. Oktavianur Gebilia R

Angular cheilitis bisa mengenai semua usia

Angular Cheilitis

Angular cheilitis merupakan suatu lesi mulut yang ditandai dengan adanya fisura, kemerahan atau deskuamasi pada sudut mulut  disertai rasa sakit, kering, rasa terbakar dan terkadang disertai rasa gatal.

Angular cheilitis bisa mengenai semua usia, tidak terbatas pada kelompok usia tertentu, anak-anak maupun remaja dapat terkena angular cheilitis tanpa melihat jenis kelamin. Angular cheilitis disebabkan oleh berbagai macam faktor yaitu:

  1. defisiensi nutrisi,
  2. trauma mekanik,
  3. infeksi,
  4. alergi.

Baca Juga : Gusi Berdarah Bisa Sembuh Sendiri? Mitos atau Fakta? – Drg. Marsha Rindu

Insidensi angular cheilitis meningkat pada anak-anak, terutama pada anak yang mengalami defisiensi nutrisi, yaitu:

  1. defisiensi riboflavin,
  2. defisiensi zat besi,
  3. asam folat,
  4. zinc,
  5. pyridoxine,
  6. biotin
  7. defisiensi protein.

Insidensi Angular Cheilitis

Insidensi angular cheilitis juga meningkat tiga kali lipat pada orang lanjut usia yang menggunakan gigi tiruan dan meningkat dua kali lipat pada laki-laki. Defisiensi nutrisi pada anak-anak merupakan salah satu permasalahan yang dialami oleh negara berkembang termasuk Indonesia.

Data dari WHO sendiri memperkirakan 181,9 juta (32%) anak kekurangan gizi di negara berkembang, sehingga menyebabkan tingginya persentase angular cheilitis.

Mengenal Apa Itu  Angular Cheilitis? - Drg. Oktavianur Gebilia R
Angular cheilitis mempunyai gejala berupa rasa sakit, gatal, kering, sensasi terbakar, dan mudah berdarah

Baca Juga : Makanan dan Minuman yang Bagus untuk Kesehatan Gigi – Drg. Adeka JS

Rasa tidak nyaman dan rasa sakit akan lebih parah misalnya selama menguap, dan saat makan makanan yang asin dan asam. Pada kasus yang lebih parah, terutama pada pemakai gigi tiruan, lesi bisa meluas melewati garis bibir ke kulit disekitar bagian yang berfisur dengan bentuk linear.

Kondisi ini bisa bertahan selama berbulan-bulan jika tidak diobati, dan meskipun perawatan angular cheilitis sederhana, apabila penyebab utamanya tidak dikoreksi maka tidak akan menghasilkan kesembuhan yang permanen.

Nah ada baiknya kamu menjaga kesehatan gigi kamu sejak dini ya FDCiers. Jangan lupa untuk memeriksakan gigi kamu paling tidak 6 bulan sekali di FDC Dental ClinicKlinik gigi, ya FDC.

Sumber Referensi:

  • Greenberg MI. Text-Atlas Emergency Medicine. Philadhelphia: Lippicott William & Wilkins; 2005.
  • Laskaris G. Color Atlas of Oral Disease in Children and Adolescents. German: Thieme; 2011.
  •  Murray JJ, Nunn JH, Steele J. The Prevention of Oral Disease. 4th ed. Newyork: Oxford University Press; 2008.

Leave A Comment