Behel Gigi Implan Gigi Veneer

Cari Tahu Apa itu Diastema Sentral pada Gigi

Diastema sentral merupakan celah antara dua gigi seri, baik pada rahang atas maupun rahang bawah.

Diastema sentral yang berjarak 2mm atau kurang memiliki kemungkinan untuk menutup kembali secara spontan, namun jika jarak lebih besar dari 2mm, kemungkinan untuk menutup dengan sendirinya semakin kecil.

Penyebab diastema sentral salah satunya adalah akibat perlekatan frenulumyang tinggi dan hampir mengenai ujung gusi gigi seri.

Cari Tahu Apa itu Diastema Sentral pada Gigi

Frenulum merupakan lipatan membran mukosa yang melekat dari bibir atau lidah ke mukosa alveolar atau yang biasa juga disebut gusi. 

Frenulum sendiri merupakan anatomi normal yang dimiliki oleh setiap orang yang berfungsi untuk menghambat gerakan berlebih dari otot bibir maupun lidah.

Tetapi, apabila letak frenulum ini lebih tinggi dari letak normal yang seharusnya, maka muncul lah diastema sentral atau biasa juga disebut jarak pada gigi tengah.

Baca Juga : Usaha Tindakan Pencegahan untuk Gigi Kehitaman pada Balita – Drg. Avika Intan

Karena adanya kondisi seperti ini, maka sebelum dilakukan perawatan orthodonti, dokter akan menyarankan pasien untuk melakukan suatu tindakan yang disebut frenektomi.Frenektomi merupakan prosedur mereposisi kembali frenulum agar letaknya menjadi lebih presisi.

Cari Tahu Apa itu Diastema Sentral pada Gigi

Setelah dilakukan frenektomi, perawatan untuk menutup diastema sentral menggunakan bantuan orthodonti pun akan lebih cepat dan tidak terhalang oleh posisi frenulum yang tinggi. Jika tidak dilakukan frenektomi, jarak pada gigi pun tidak bisa permanen tertutup walaupun dilakukan perawatan orthodonti.

Diastema sentral atau celah pada gigi tengah, juga dapat ditutup dengan menggunakan veneer maupun crown. Biasanya dalam kasus ini, celah antara dua gigi tersebut tidak terlalu jauh jaraknya. Untuk menentukan perawatan yang tepat, sebaiknya konsultasikan dulu ya ke dokter gigi!

Baca Juga :

Mengenal Tradisi Potong Gigi Sebagai Sebuah Kebudayaan – Drg. Friska Annisah

Sumber Referensi :

  • Proffit, W.R., Fields, H.W., Sarver, D.M., 2007, Contemporary Orthodontics, Mosby, Missouri
  • Reddy, S., 2011, Essentials of Clinical Periodontology and Periodontics, 3rd Edition, Jaypee, India
  • Moyers,     1988.    Handbook    of    Orthodontics.  4th  ed.  Chicago:  Year  Book Medical Publisher Inc.
  • http://smilesonbristoldentistry.com
  • uniondentalsurgery.com

Leave A Comment